Sabtu, 10 September 2016
Jumat, 15 Juli 2016
JENJANG KARIR GURU (PAUD) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BELUM ADA
KEPASTIAN
CIASMIS
TENTARA-POLISI Kesejahteraan guru PAUD Non Formal khususnya jenis layanan Kober
hingga saat ini dirasa masih jauh dari kata sejahtera. Hampir seluruh PAUD di
Kecamatan Purwadadi hanya mengandalkan
iuran dari orang tua saja untuk memenuhi kebutuhan operasional lembaganya.
Meski sekali – kali dapat bantuan BOP namun itu masih belum cukup untuk
memenuhi kebutuhan operasional lembaganya.
Bu Aat Solihat salah seorang guru di
Kober Babul Ilmi Desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi mengungkapkan waktu di
temui media TENTARA POLISI” Selama mengabdi di Kober Babul Ilmi benar – benar
diniatkan lillahi ta’ala. Pernah sekali dapat bantuan BOP itu dialokasikan
untuk kepentingan lembaga. Kalau untuk operasional guru itu hanya ala kadarnya
saja. Hal ini bertujuan supaya sarana dan prasarana di lembaga semakin baik. Oleh
karena itu saya berharap untuk kesejahteraan guru- guru PAUD Non Formal
khususnya Jenis layanan Kober untuk lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah.
Barangkali nantinya ada kesempatan untuk jadi PNS atau ada peluang untuk ikut
sertifikasi seperti guru- guru PAUD Formal. *****(TM)
Selasa, 10 Mei 2016
Asal Usul Suku Jawa,
Suku Jawa adalah suku bangsa terbesar yang
tinggal di Indonesia dengan jumlah sekitar 120 juta jiwa atau sekitar 45%
populasi manusia di Nusantara. Bukan hanya tinggal di pulau Jawa, orang-orang
dari suku ini juga menyebar ke seluruh pelosok Indonesia, terutama setelah
dilakukannya program transmigrasi oleh pemerintahan Orde Baru pada 4 dasawarsa
silam. Asal Usul Suku Jawa Suku Jawa kini memang telah menyebar ke seluruh
nusantara, bahkan dunia. Namun tak banyak orang tahu tentang bagaimana sejarah
dan asal usul orang Jawa hingga bisa tinggal dan menetap di pulau yang sekarang
mereka sebut pulau Jawa itu. Apakah memang nenek moyang suku Jawa adalah asli
penduduk pribumi di sana? Ataukah mereka berasal dari belahan bumi lain yang
datang dan menjadi pendatang? Untuk lebih jelasnya berikut ini ada beberapa
teori yang menjelaskan tentang bagaimana sebetulnya asal usul suku Jawa di
Indonesia. Menurut Arkeolog Teori tentang asal usul suku Jawa yang pertama
dikemukakan oleh para arkeolog. Ya, para arkeolog meyakini jika nenek moyang
suku Jawa memang pribumi yang tinggal sejak satu juta tahun yang lalu di pulau
Jawa. Berdasarkan penelitian yang mendalam, mereka telah menemukan beberapa
fosil seperti Pithecanthropus Erectus dan Homo sapiens. Kedua fosil ini
diperkirakan adalah manusia purba yang menjadi nenek moyang suku Jawa. Setelah
dilakukan perbandingan, DNA manusia purba ini ternyata memang tidak berbeda
jauh dengan Manusia suku Jawa saat ini. Menurut Sejarawan Berbeda dengan
pendapat para arkeolog, para sejarawan justru meyakini jika asal usul suku Jawa
berasal dari orang-orang Yunan, China masa lampau yang melakukan pengembaraan
ke seluruh wilayah nusantara. Pendapat ini sangat terkait erat dengan teori
asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan memiliki cukup banyak bukti kuat.
Untuk mengetahui bukti-bukti tersebut, Anda dapat berkunjung pada artikel ini.
Menurut Tulisan Kuno India Ada sebuah tulisan kuno yang berasal dari India
menyebut jika beberapa pulau di Nusantara termasuk juga Nusa Kendang –sebutan
pulau Jawa pada zaman itu adalah tanah yang menyatu dengan daratan Asia dan
Australia. Pulau Jawa dan beberapa pulau lainnya kemudian terpisah oleh
meningkatnya permukaan air laut dalam jangka waktu yang lama. Adapun dalam
tulisan tersebut disebutkan pula bahwa seorang pengembara bernama Aji Saka
adalah orang yang pertama kali menginjakan kaki di daratan Jawa ini. Ia menetap
di sana bersama beberapa orang pengawalnya dan menjadikan mereka sebagai nenek
moyang orang dari suku Jawa. Menurut Babad Jawa Kuno Asal usul nenek moyang
suku Jawa juga disebutkan dalam Babad Kuno tanah Jawa. Dalam babad ini
diceritakan bahwa seorang pangeran dari kerajaan Kling bersama para pengikutnya
yang tersisih akibat perebutan kekuasaan membuka lahan baru di sebuah pulau
terpencil dan masih belum berpenghuni. Mereka hidup menetap dan berkoloni
membentuk sebuah kerajaan baru di sana dan membangun peradabannya sendiri.
Kerajaan tersebut pada masa selanjutnya dikenal dengan nama Javaceckwara.
Menurut Surat Kuno Keraton Malang Sejarah tentang asal usul suku Jawa juga
ditemukan dalam sebuah surat kuno dari keraton Malang. Dalam surat itu
disebutkan bahwa asal usul orang Jawa dimulai ketika Raja Rum – Raja dari
kesultanan Turki pada 450 tahun SM mengirim rakyatnya untuk membuka lahan di
pulau kekuasaannya yang masih belum berpenghuni. Para rakyat yang dikirim
terbagi menjadi beberapa gelombang ini merasa sangat senang karena menemukan
pulau yang sangat subur. Tanaman mudah hidup dan bahan pangan mudah ditemukan.
Salah satu tanaman yang banyak tumbuh liar di pulau ini adalah tanaman Jawi.
Oleh orang-orang yang datang, nama tanaman ini kemudian dijadikan nama pulau
tersebut, Pulau Jawi. Nah, itulah beberapa teori tentang asal usul suku Jawa di
Indonesia dan perkembangannya. Teori mana yang lebih Anda yakini? Entahlah,
sayapun tak tahu pasti. Semoga bermanfaat.
Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/10/asal-usul-suku-jawa-orang-jawa-harus.html
Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/10/asal-usul-suku-jawa-orang-jawa-harus.html
Jumat, 22 April 2016
Catat! Biaya Pengurusan
Sertifikat Tanah yang Sebenarnya
Beberapa waktu lalu diberitakan bahwa Presiden Joko Widodo menegur langsung
Ferry Mursyidin Baldan selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang. Jokowi menanyakan
kenapa masih ada masyarakat yang membayar mahal untuk mengurus sertifikat
tanah.
Teguran tersebut berawal dari keluhan seorang petani di Brebes, Jawa Tengah. Petani itu mengaku harus membayar Rp 1 juta untuk mengurus sertifikat tanah. Padahal menurut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya seharusnya hanya Rp 50 ribu.
Mahalnya biaya pengurusan sertifikat ini tentu mempersulit masyarakat kecil untuk mengambil kredit atau pinjaman ke bank. Belum lagi keperluan lain yang membutuhkan sertifikat tanah. Masalah klasik yang hingga kini masih jadi polemik.
"BPN saya beri peringatan urusan sertifikat. Saya nggak mau lagi dengar terlalu lama. Ruwet. Nanti akan saya cek langsung. Dari saya lahir sampai sekarang urus sertifikat lama," tegas Jokowi di hadapan sejumlah menteri yang hadir dalam peluncuran program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat di Brebes, Jawa tengah.
BACA JUGA : PLUS MINUS PUNYA RUMAH PINGGIR JALAN
Bahkan, Jokowi mengancam akan mencopot jabatan sang menteri bila masalah ini belum juga terselesaikan. Menanggapi hal ini, Ferry pun memberikan klarifikasi. Menurutnya kementerian saat ini sudah tak lagi memungut biaya mengurus sertifikat alias nol rupiah.
Bila ada masyarakat yang membayar hingga jutaan rupiah, kemungkinan besar mereka mengurus lewat tangan-tangan lain. Ada orang atau oknum tak bertanggung jawab yang melakukan pemungutan liar.
Untuk menghindari hal ini, Ferry memberikan saran untuk masyarakat yang akan atau hendak mengurus sertifikat. Berikut paparannya:*******
Teguran tersebut berawal dari keluhan seorang petani di Brebes, Jawa Tengah. Petani itu mengaku harus membayar Rp 1 juta untuk mengurus sertifikat tanah. Padahal menurut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya seharusnya hanya Rp 50 ribu.
Mahalnya biaya pengurusan sertifikat ini tentu mempersulit masyarakat kecil untuk mengambil kredit atau pinjaman ke bank. Belum lagi keperluan lain yang membutuhkan sertifikat tanah. Masalah klasik yang hingga kini masih jadi polemik.
"BPN saya beri peringatan urusan sertifikat. Saya nggak mau lagi dengar terlalu lama. Ruwet. Nanti akan saya cek langsung. Dari saya lahir sampai sekarang urus sertifikat lama," tegas Jokowi di hadapan sejumlah menteri yang hadir dalam peluncuran program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat di Brebes, Jawa tengah.
BACA JUGA : PLUS MINUS PUNYA RUMAH PINGGIR JALAN
Bahkan, Jokowi mengancam akan mencopot jabatan sang menteri bila masalah ini belum juga terselesaikan. Menanggapi hal ini, Ferry pun memberikan klarifikasi. Menurutnya kementerian saat ini sudah tak lagi memungut biaya mengurus sertifikat alias nol rupiah.
Bila ada masyarakat yang membayar hingga jutaan rupiah, kemungkinan besar mereka mengurus lewat tangan-tangan lain. Ada orang atau oknum tak bertanggung jawab yang melakukan pemungutan liar.
Untuk menghindari hal ini, Ferry memberikan saran untuk masyarakat yang akan atau hendak mengurus sertifikat. Berikut paparannya:*******
Senin, 18 April 2016
5 Kelebihan Bung Dana vs Tabungan & Deposito
Sekilas, masyarakat lebih memiliki rekening tabungan ataupun deposito
dibandingkan dengan kepemilikan rekening reksadana pasar uang. Mengapa ?
Selaras dengan “tak kenal maka tak sayang” atau kurangnya edukasi dan
pemahaman keuangan sehingga masyarakat Indonesia belum dapat menikmati
kelebihan instrumen keuangan secara luas. Tulisan berikut ini akan
memberikan wawasan baru mengenai instrumen keuangan, Bung Dana
(reksadana pasar uang).
Apa itu Bung Dana (reksadana pasar uang) ?
Singkatnya, Bung Dana sesuai dengan prinsip dan peraturan pengelolaan reksadana pasar uang adalah suatu media untuk menghimpun uang secara kolektif dari masyarakat yang kemudian diserahkan dan dikelola oleh badan keuangan profesional (Manajer Investasi) untuk kemudian ditempatkan ke dalam instrumen pasar uang.
Berikut ini adalah instrumen pasar uang yang dibelikan Manajer Investasi dari uang yang dihimpun dari masyarakat tersebut :
Mengapa Bung Dana (reksa dana pasar uang) dapat memperoleh hasil yang jauh lebih baik (tinggi) daripada hasil dari tabungan biasa ?
Sesuai dengan konsep kolektif, uang masyarakat dalam jumlah besar yang dihimpun oleh Manajer Investasi membuat daya tawar untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih tinggi daripada yang didapatkan tabungan biasa. 5 Kelebihan Bung Dana dibandingkan dengan Deposito apalagi Tabungan Biasa.
* Sumber data rerata periode 1 Jan 2015 – 31 Dec 2015 : IPOTFUND.com, Bloomberg, OJK, diolah.
** Cek ilustrasi perbandingan Klik disini
Karena komposisi Bung Dana tidak 100% di instrumen deposito, melainkan juga di obligasi (surat hutang). Dimana obligasi ini mempunyai resiko lebih daripada deposito, yakni gagal bayar (wanprestasi). Tetapi produk-produk Bung Dana ini secara regulasi membatasi penempatan maksimum 10% di setiap instrumen, sehingga resiko tersebut menjadi terbatas dengan sendirinya. Selain itu, hasil / keuntungan Bung Dana mengikuti suku bunga pasar, maka tingkat hasil Bung Dana fluktuasi mengikuti perubahan suku bunga pasar yang umumnya diatas suku bunga tabungan, karena suku bunga tabungan sudah dikunci pada titik serendah-rendahnya jauh di bawah fluktuasi suku bunga pasar.
Bung Dana atau reksadana pasar uang memberikan 5 kelebihan mencolok dibandingkan deposito apalagi tabungan biasa dan resiko yang mampu anda ukur. Sekarang saatnya anda membuat pilihan yang lebih baik untuk masa depan anda...
Apa itu Bung Dana (reksadana pasar uang) ?
Singkatnya, Bung Dana sesuai dengan prinsip dan peraturan pengelolaan reksadana pasar uang adalah suatu media untuk menghimpun uang secara kolektif dari masyarakat yang kemudian diserahkan dan dikelola oleh badan keuangan profesional (Manajer Investasi) untuk kemudian ditempatkan ke dalam instrumen pasar uang.
Berikut ini adalah instrumen pasar uang yang dibelikan Manajer Investasi dari uang yang dihimpun dari masyarakat tersebut :
- Deposito Berjangka
- Sertifikat Bank Indonesia
- Surat Berharga Pasar Uang
- Obligasi dan Commercial Paper
Yang jatuh temponya di bawah 1 tahun dan diberikan rating oleh perusahaan pemeringkat efek.
Mengapa Bung Dana (reksa dana pasar uang) dapat memperoleh hasil yang jauh lebih baik (tinggi) daripada hasil dari tabungan biasa ?
Sesuai dengan konsep kolektif, uang masyarakat dalam jumlah besar yang dihimpun oleh Manajer Investasi membuat daya tawar untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih tinggi daripada yang didapatkan tabungan biasa. 5 Kelebihan Bung Dana dibandingkan dengan Deposito apalagi Tabungan Biasa.
- Hasil / Keuntungan yang Lebih Tinggi
Berdasarkan data rerata periode 1 Jan 2015 – 31 Dec 2015, keuntungan yang diberikan oleh rekening tabungan 1.20% dan deposito 6.00% dengan jangka 1 tahun dan ini pun sebelum pajak bunga (sebesar 20%). Keuntungan bersih setelah pajak menjadi 0.96% untuk rekening tabungan dan 4.80% untuk deposito, bandingkan dengan rerata keuntungan bersih Bung Dana sebesar 8.00% dan bebas dari pajak bunga. - Bebas Pajak
Keunggulan alami dari Bung Dana adalah sesuai dengan peraturan reksadana yang bebas dari pajak bunga. - Bebas Bulanan
- Minimum Dana / Setoran Awal yang Rendah
Dengan modal setoran awal sebesar Rp. 100,000 masyarakat dapat merasakan nikmatnya dan bahkan melebihi jumlah keuntungan yang didapatkan oleh pemodal yang menaruh uangnya di deposito dalam jumlah yang besar. - Jangka Waktu Fleksibel
Pencairan Bunga Dana membutuhkan waktu 0-3 hari dan bebas dari segala biaya pinalti atau penghapusan keuntungan bunga berjalan.
| Keterangan | Tabungan | Deposito | Bung Dana |
|---|---|---|---|
| Hasil Pertahun (Gross) | 1.20% | 6.00% | 8.00% |
| Pajak atas Bunga | 20% | 20% | |
| Hasil Pertahun (Net setelah pajak) | 0.96% | 4.80% | 8.00% (hasil reksadana bebas dari pajak) |
| Biaya Bulanan | ± 20,000 | ± 20,000 | - |
| Minimum Setoran Dana | 500,000 | 50,000,000 | 100,000 |
** Cek ilustrasi perbandingan Klik disini
Karena komposisi Bung Dana tidak 100% di instrumen deposito, melainkan juga di obligasi (surat hutang). Dimana obligasi ini mempunyai resiko lebih daripada deposito, yakni gagal bayar (wanprestasi). Tetapi produk-produk Bung Dana ini secara regulasi membatasi penempatan maksimum 10% di setiap instrumen, sehingga resiko tersebut menjadi terbatas dengan sendirinya. Selain itu, hasil / keuntungan Bung Dana mengikuti suku bunga pasar, maka tingkat hasil Bung Dana fluktuasi mengikuti perubahan suku bunga pasar yang umumnya diatas suku bunga tabungan, karena suku bunga tabungan sudah dikunci pada titik serendah-rendahnya jauh di bawah fluktuasi suku bunga pasar.
Bung Dana atau reksadana pasar uang memberikan 5 kelebihan mencolok dibandingkan deposito apalagi tabungan biasa dan resiko yang mampu anda ukur. Sekarang saatnya anda membuat pilihan yang lebih baik untuk masa depan anda...
Jumat, 08 April 2016
Kabar Gembira Bagi Yang ingin melangsungkan akad
nikah...!,Mulai Saat ini Nikah di KUA GRATIS 0 Rupiah,Mohon dishare Agar Banyak
Yang Tahu.
Kabar gembira untuk yang ingin melangsungkan akad nikah
tetapi terhalang oleh permasalahan keuangan, saat ini Pemerintah memberi pelayanan
bahwa untuk pasangan yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dikenakan biaya
0 Rupiah atau mungkin dengan kata lain gratis 100%.
“Setiap warga Negara yang melaksanakan nikah atau rujuk di Kantor Urusan Agama Kecamatandikenakan biaya pencatatan nikah atau rujuk” bunyi Pasal 5 point (1) PP Nomer 19 Th. 2015. atau diluar Kantor Masalah Agama
Kecamatan seperti disebut dalam Pasal 1 ayat (1) huruf b tak
Penegasan kalau
“Setiap warga Negara yang melaksanakan nikah atau rujuk di Kantor Urusan Agama Kecamatandikenakan biaya pencatatan nikah atau rujuk” bunyi Pasal 5 point (1) PP Nomer 19 Th. 2015. atau diluar Kantor Masalah Agama
Kecamatan seperti disebut dalam Pasal 1 ayat (1) huruf b tak
Penegasan kalau
tiak dada biaya dalam
menyelenggarakan pern!kahan juga diulangi pada Pasal 5 point (2) PP Nomer 19
Tahun 2015 yang berbunyi : “Terhadap warga Negara yang tidak mampu dengan cara
ekonomi dan/atau korban bencana yang melaksanakan nikah atau rujuk diluar
Kantor Masalah Agama Kecamatan seperti disebut pada ayat (2) dikenakan tarif
Rp0, 00 (0 rupiah) ”.
Agar Peraturan Pemerintah ini bisa jalan dengan baik, pihak Inspektorat Jendral Kementrian Agama RI meminta pada masyarakat untuk lakukan aduan bila dalam pengerjaannya masihlah ada biaya. Untuk pengaduan bisa.**************************
Agar Peraturan Pemerintah ini bisa jalan dengan baik, pihak Inspektorat Jendral Kementrian Agama RI meminta pada masyarakat untuk lakukan aduan bila dalam pengerjaannya masihlah ada biaya. Untuk pengaduan bisa.**************************
BANTU SHARE YA''INILAH CARA JITU UNTUK MEMULIHKAN LUKA GANGREN PADA
PENDERITA DIABETES, INSYA ALLAH HANYA DALAM WAKTU 28 HARI SEGERA SEMBUH
SEKETIKA''!!
Luka Gangren pada pasien diabetes
termasuk luka yang sangat sulit pulih. Hal sejenis itu berjalan dikarenakan
pembusukan pada jaringan luka itu. Umumnya, gangren diabetes berjalan di
ruangan kaki. Mengapa sekian? Karena pada pasien Diabetes, Neuropatinya
(sarafnya) tidak merespon dengan baik sampai aliran pembuluh darahnya
terhambat.
Waktu telah berjalan penyumbatan, gangren diabetes akan sangat begitu
mungkin saja untuk berjalan. Tandatanda awal yang di rasa sebelum gangrene
terlihat, satu diantaranya kaki tak dapat rasakan apapun, dan kulit seputar
ruangan kaki terasa tak tidak tebal dan dingin dikarenakan tidak ada aliran
darah di seputar ruangan itu.
Terjadinya penyumbatan aliran darah pada ruangan kaki menyebabkan kulit kaki berwarna cokelat gelap, bahkan menghitam. Kondisi itu menyaratkan sebagian sel atau jaringan di seputar ruangan kaki telah mati.
Bila kondisi itu ditambah luka, jadi pembusukan pada luka gangrene akan menyebar. Untuk jauhi penyebaran berlanjut ke segi tubuh yang lain, jadi jalan cuma satu yang butuh ditempuh yakni Amputasi pada kaki pasien diabetes itu. Hem, sungguh mengerikan sekali ya! Lebih kurang adakah jalan keluar untuk persoalan itu? Memang, Allah turunkan penyakit, tentunya ada obatnya.
Kenyataannya, Amputasi pada pasien diabetes bisa dijauhi dengan menggunakan pengobatan lewat cara Alami. Walaupun itu, sebelum
Terjadinya penyumbatan aliran darah pada ruangan kaki menyebabkan kulit kaki berwarna cokelat gelap, bahkan menghitam. Kondisi itu menyaratkan sebagian sel atau jaringan di seputar ruangan kaki telah mati.
Bila kondisi itu ditambah luka, jadi pembusukan pada luka gangrene akan menyebar. Untuk jauhi penyebaran berlanjut ke segi tubuh yang lain, jadi jalan cuma satu yang butuh ditempuh yakni Amputasi pada kaki pasien diabetes itu. Hem, sungguh mengerikan sekali ya! Lebih kurang adakah jalan keluar untuk persoalan itu? Memang, Allah turunkan penyakit, tentunya ada obatnya.
Kenyataannya, Amputasi pada pasien diabetes bisa dijauhi dengan menggunakan pengobatan lewat cara Alami. Walaupun itu, sebelum
mengobati luka diabetes (gangren), optimis kita harus mengimbangi dengan
penyembuhan diabetes sendiri, salah satunya : menormalkan kandungan gula
pasien.
Dengan kandungan gula yang normal, otomatis luka akan mudah pulih, sebaliknya apabila kandungan gula pasien tidak stabil, otomatis system penyembuhan akan sulit ditangani bahkan mungkin saja saja jadi lebih kritis.
Bahan apa pun yang butuh kita kumpulkan untuk buat Obat Gangren? Agar lebih jelasnya, simak beritanya berikut ini
Bahan yang dibutuhkan
2 butir kelapa
2 - 3 genggam Sambiloto
10 Lembar daun Sirih
5 batang serai
10 lembar daun salam
15 butir cengkeh
Langkah Pembuatan Obat Gangren
2 butir kelapa diparut dan peras santannya, lalu direbus sampai jadi minyak. Dalam system perebusan itu tambahkan Sambiloto, Daun sirih, Serai, daun salam dan cengkeh aduk sampai jadi minyak.
Langkah pengobatan
Bersihkan luka dan di Debridement yaitu system pengangkatan jaringan avital atau jaringan mati dari satu luka (jaringan rusak disuatu luka). Jaringan avital dapat berwarna lebih pucat, coklat muda atau hitam dan dapat kering atau basah.
Langkahnya gunting jaringan yang mati dan keluarkan nanahnya dengan kompres revanol dikombinasi norit dengan perbandingan 2 : 100 CC bertindak untuk menyerap pus (nanah) agar bau busuk hilang. Lalu berikanlah Madu dibagian luka, lantas Berikanlah Minyak dengan Ramuan yang kita buat tadi.
Lakukan perawatan beberapa 1 hari 3 kali yaitu Pagi mendekati siang 1 kali, siang mendekati sore 1 kali dan sore mendekati malam 1 kali. Secara teratur kerjakan perawatan diatas seharihari, Insya Allah dalam 28 jaringan yang diserang gangren akan regenerasi sampai gangren itu kan pulih atau lepas sendiri.
Mudahmudahan Informasi yang berjudul Langkah Alami Sembuhkan Luka Gangren Kurun waktu 28 Hari diatas dapat bermaanfaat untuk kita semuanya**********.
Dengan kandungan gula yang normal, otomatis luka akan mudah pulih, sebaliknya apabila kandungan gula pasien tidak stabil, otomatis system penyembuhan akan sulit ditangani bahkan mungkin saja saja jadi lebih kritis.
Bahan apa pun yang butuh kita kumpulkan untuk buat Obat Gangren? Agar lebih jelasnya, simak beritanya berikut ini
Bahan yang dibutuhkan
2 butir kelapa
2 - 3 genggam Sambiloto
10 Lembar daun Sirih
5 batang serai
10 lembar daun salam
15 butir cengkeh
Langkah Pembuatan Obat Gangren
2 butir kelapa diparut dan peras santannya, lalu direbus sampai jadi minyak. Dalam system perebusan itu tambahkan Sambiloto, Daun sirih, Serai, daun salam dan cengkeh aduk sampai jadi minyak.
Langkah pengobatan
Bersihkan luka dan di Debridement yaitu system pengangkatan jaringan avital atau jaringan mati dari satu luka (jaringan rusak disuatu luka). Jaringan avital dapat berwarna lebih pucat, coklat muda atau hitam dan dapat kering atau basah.
Langkahnya gunting jaringan yang mati dan keluarkan nanahnya dengan kompres revanol dikombinasi norit dengan perbandingan 2 : 100 CC bertindak untuk menyerap pus (nanah) agar bau busuk hilang. Lalu berikanlah Madu dibagian luka, lantas Berikanlah Minyak dengan Ramuan yang kita buat tadi.
Lakukan perawatan beberapa 1 hari 3 kali yaitu Pagi mendekati siang 1 kali, siang mendekati sore 1 kali dan sore mendekati malam 1 kali. Secara teratur kerjakan perawatan diatas seharihari, Insya Allah dalam 28 jaringan yang diserang gangren akan regenerasi sampai gangren itu kan pulih atau lepas sendiri.
Mudahmudahan Informasi yang berjudul Langkah Alami Sembuhkan Luka Gangren Kurun waktu 28 Hari diatas dapat bermaanfaat untuk kita semuanya**********.
Kamis, 07 April 2016
Kiat menolong orang yang digigit ular
Jika orang terkena gigitan ular sebaiknya jangan panik, harus tenang dan
mengenali apakah itu gigitan ular berbisa atau tidak.© Shutterstock
Seorang penyanyi
dangdut meninggal dunia setelah digigit ular kobra saat tampil di
atas panggung acara hajatan di Desa Lemahabang Wadas, Kabupaten Karawang, Jawa
Barat, Senin (4/4/2016).
Irmawati, biasa
dikenal sebagai Irma Bule, 35 tahun, tidak sengaja menginjak ular kobra sehingga
ular itu kemudian mematuknya. Irma Bule dalam keadaan kesakitan kemudian
melanjutkan menyelesaikan aksi panggungnya. Tak lama kemudian jatuh pingsan dan
dilarikan ke RS Intan Barokah. Namun nyawanya tidak tertolong.
Tampaknya ular kobra
itu menggigit Irma karena terkejut ekornya terinjak oleh sang biduan. Jika
orang terkena gigitan ular sebaiknya jangan panik, harus tenang dan mengenali apakah itu gigitan
ular berbisa atau tidak.
Gigitan ular berbisa
biasanya meninggalkan bekas luka berupa dua titik, sedangkan ular tidak berbisa
biasanya meninggalkan bekas gigitan berbentuk huruf U dan jumlah luka cenderung
banyak.
Warna kulit ular
berbisa biasanya terang dan mengkilap, gigitan ular berbisa pun disertai rasa
nyeri dan terjadi perubahan warna pada lokasi gigitan dalam waktu singkat
setelah digigit.
"Yang penting
korbannya ditenangkan dulu. Ketika korbannya itu panik, detak jantung semakin
cepat. Aliran darah juga jadi akan makin cepat, itu nanti mempercepat
penyebaran bisa ke seluruh tubuh," ujar Tyo, seorang instruktur dari Yayasan Sioux Ular Indonesia.
Setelah itu, korban
harus segera dibawa ke rumah sakit secepatnya, dengan cara yang aman dan
senyaman mungkin. Setiap gerakan yang tidak perlu hanya akan menyebabkan bisa
ular menyebar lebih luas melalui peredaran darah. Usahakan untuk tetap diam,
sebisa mungkin gunakan alat transportasi dan jangan berjalan kaki untuk mencapai
lokasi yang menyediakan pertolongan pertama.
Saat menunggu
pertolongan tim medis yang berpengalaman, cuci bekas gigitan. Jika ada, gunakan
sabun dan air matang untuk membersihkan luka sesegera mungkin.
Jangan membersihkan
luka bekas gigitan ular dengan alkohol karena bisa memperlebar pembuluh darah
sehingga racun ular justru bisa diserap lebih cepat oleh tubuh. Obat merah atau Mercurochrome juga sebaiknya tidak
digunakan karena bisa merusak jaringan dan memperlambat penyembuhan.
Ada beberapa ular yang
bisa menyemburkan racun. Segera basuh mata dengan air jika terkena semburan
bisa. Beberapa spesies ular kobra yang hidup di Asia dan Afrika mampu
menyemburkan racun yang mematikan tanpa harus menggigit korban. Jika semburan
ini mengenai mata atau lapisan mukosa tipis lainnya, segera cuci dengan air
bersih.
Jangan mencoba
untuk menyedot racun yang ada pada luka gigitan. Mengisap racun
ular pada luka gigitan menggunakan mulut sangat berbahaya karena beberapa jenis
racun ular seperti kobra mempunyai sifat Neurotoxin dan Haemotoxin yang
menyerang darah. Jika di dalam mulut si pengisap itu ada luka misalnya
sariawan, maka dengan cepat racun bisa berpindah ke dalam mulut. Justru
penyebaran racun lewat mulut akan lebih cepat sampai ke otak sehingga
menyebabkan kematian.
Kemudian, ikat kuat-kuat
daerah di sekitar luka. Ikatan yang kuat di sekitar bekas gigitan akan
menghambat penyebaran racun sampai mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Namun untuk gigitan
Ular Derik yang racun atau bisanya sangat kuat, risiko kerusakan jaringan pada
lokasi gigitan justru akan meningkat jika diikat. Ciri utama Ular Derik adalah
binatang ini bisa menghasilkan bunyi gerincing dengan derik di ujung ekornya.
Bawa ke dokter secepat
mungkin. Serum anti bisa ular bisa didapatkan di Puskesmas atau tempat praktik dokter.
Jika dalam perjalanan korban muntah-muntah, tempatkan dalam posisi duduk atau
berbaring untuk memastikan muntahannya tidak menyumbat saluran napas.
Jangan suntikkan
antiracun sendiri. Injeksi antiracun memang dibutuhkan dengan segera, namun
sebaiknya tetap dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang terampil.
Adanya pengotor pada alat suntik terkadang malah dapat membahayakan pasien.******
Langganan:
Postingan (Atom)





