Kamis, 07 April 2016

Kiat menolong orang yang digigit ular

Jika orang terkena gigitan ular sebaiknya jangan panik, harus tenang dan mengenali apakah itu gigitan ular berbisa atau tidak.© Shutterstock
Seorang penyanyi dangdut meninggal dunia setelah digigit ular kobra saat tampil di atas panggung acara hajatan di Desa Lemahabang Wadas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (4/4/2016).
Irmawati, biasa dikenal sebagai Irma Bule, 35 tahun, tidak sengaja menginjak ular kobra sehingga ular itu kemudian mematuknya. Irma Bule dalam keadaan kesakitan kemudian melanjutkan menyelesaikan aksi panggungnya. Tak lama kemudian jatuh pingsan dan dilarikan ke RS Intan Barokah. Namun nyawanya tidak tertolong.
Tampaknya ular kobra itu menggigit Irma karena terkejut ekornya terinjak oleh sang biduan. Jika orang terkena gigitan ular sebaiknya jangan panik, harus tenang dan mengenali apakah itu gigitan ular berbisa atau tidak.
Gigitan ular berbisa biasanya meninggalkan bekas luka berupa dua titik, sedangkan ular tidak berbisa biasanya meninggalkan bekas gigitan berbentuk huruf U dan jumlah luka cenderung banyak.
Warna kulit ular berbisa biasanya terang dan mengkilap, gigitan ular berbisa pun disertai rasa nyeri dan terjadi perubahan warna pada lokasi gigitan dalam waktu singkat setelah digigit.
"Yang penting korbannya ditenangkan dulu. Ketika korbannya itu panik, detak jantung semakin cepat. Aliran darah juga jadi akan makin cepat, itu nanti mempercepat penyebaran bisa ke seluruh tubuh," ujar Tyo, seorang instruktur dari Yayasan Sioux Ular Indonesia.
Setelah itu, korban harus segera dibawa ke rumah sakit secepatnya, dengan cara yang aman dan senyaman mungkin. Setiap gerakan yang tidak perlu hanya akan menyebabkan bisa ular menyebar lebih luas melalui peredaran darah. Usahakan untuk tetap diam, sebisa mungkin gunakan alat transportasi dan jangan berjalan kaki untuk mencapai lokasi yang menyediakan pertolongan pertama.
Saat menunggu pertolongan tim medis yang berpengalaman, cuci bekas gigitan. Jika ada, gunakan sabun dan air matang untuk membersihkan luka sesegera mungkin.
Jangan membersihkan luka bekas gigitan ular dengan alkohol karena bisa memperlebar pembuluh darah sehingga racun ular justru bisa diserap lebih cepat oleh tubuh. Obat merah atau Mercurochrome juga sebaiknya tidak digunakan karena bisa merusak jaringan dan memperlambat penyembuhan.
Ada beberapa ular yang bisa menyemburkan racun. Segera basuh mata dengan air jika terkena semburan bisa. Beberapa spesies ular kobra yang hidup di Asia dan Afrika mampu menyemburkan racun yang mematikan tanpa harus menggigit korban. Jika semburan ini mengenai mata atau lapisan mukosa tipis lainnya, segera cuci dengan air bersih.
Jangan mencoba untuk menyedot racun yang ada pada luka gigitan. Mengisap racun ular pada luka gigitan menggunakan mulut sangat berbahaya karena beberapa jenis racun ular seperti kobra mempunyai sifat Neurotoxin dan Haemotoxin yang menyerang darah. Jika di dalam mulut si pengisap itu ada luka misalnya sariawan, maka dengan cepat racun bisa berpindah ke dalam mulut. Justru penyebaran racun lewat mulut akan lebih cepat sampai ke otak sehingga menyebabkan kematian.
Kemudian, ikat kuat-kuat daerah di sekitar luka. Ikatan yang kuat di sekitar bekas gigitan akan menghambat penyebaran racun sampai mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Namun untuk gigitan Ular Derik yang racun atau bisanya sangat kuat, risiko kerusakan jaringan pada lokasi gigitan justru akan meningkat jika diikat. Ciri utama Ular Derik adalah binatang ini bisa menghasilkan bunyi gerincing dengan derik di ujung ekornya.
Bawa ke dokter secepat mungkin. Serum anti bisa ular bisa didapatkan di Puskesmas atau tempat praktik dokter. Jika dalam perjalanan korban muntah-muntah, tempatkan dalam posisi duduk atau berbaring untuk memastikan muntahannya tidak menyumbat saluran napas.
Jangan suntikkan antiracun sendiri. Injeksi antiracun memang dibutuhkan dengan segera, namun sebaiknya tetap dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang terampil. Adanya pengotor pada alat suntik terkadang malah dapat membahayakan pasien.******

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar